× Badan Diklat Badan Kepegawaian & Pengembangan SDM Daerah Badan Penanggulangan Bencana Daerah Badan Pendapatan Daerah Badan Penelitian & Pengembangan Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bagian Hukum dan Ham Bagian Kerja Sama Bagian Kesra Bagian Keuangan Bagian Perekonomian dan Pembangunan Bagian Perlengkapan Bagian Pertanahan Bagian Tata Pemerintahan Bagian Umum Dinas Kearsipan Dinas Kebudayaan Dinas Kependudukan & Pencatatan Sipil Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Dinas Ketenagakerjaan Dinas Komunikasi dan Informatika Dinas Koperasi dan UKM Dinas Lingkungan Hidup Dinas Pariwisata Dinas Pekerjaan Umum Dinas Pemadam Kebakaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Pemuda & Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Dinas Penataan Ruang Dinas Pendidikan Dinas Pengendalian Penduduk & KB Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perikanan & Pertanian Dinas Perpustakaan Dinas Pertamanan dan Kebersihan Dinas Pertanahan Dinas Perumahan dan Pemukiman Dinas Sosial DPRD Inspektorat Kesbangpol Korpri Ortala Perusahaan Daerah Protokol Rumah Sakit Umum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja

Walikota Danny Lunching Aplikasi" Kucataki "di Disdukcapil Makassar

Walikota Danny Lunching Aplikasi
Rabu , 8 Agustus 2018 11:03

RAKYATKU.COM,AMAKASSAR--Wali kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, me-Launching aplikasi ‘Kucata’ki, bentuk pelaporan kelahiran dan kematian berbasis online milik Dinas Pendudukan dan catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar, di Hotel Best Western Plus jalan Slt. Hasanuddin Makassar, Rabu (8/8/2018).

Aplikasi Kucata’ki merupakan layanan pencatatan kelahiran dan kematian berbasis online yang difokuskan di setiap Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) dan Puskesmas perawatan.

“Disdukcapil Makassar sejauh ini sudah memiliki empat inovasi, yang pertama Real time data kependudukan populasi satu kota, Kartu Anak Makassar Ini (KAMI), Kupas tas dan Kucata’ki,” Ucap Danny Pomanto.

“Aplikasi Kucata’ki mempermudah masyarakat untuk pengurusan akte kelahiran dan laporan kematian berbasis online, secara otomatis semua kelahiran dirumah sakit tercatat, begitu pula dengan catatan kematian, akan terhapus jika ada yang meninggal.”


Aplikasi ini juga pelaporan secara online dari Kelurahan terkait orang meninggal, melalui pemanfaatan Smartphone RT/RW yang menjadi operator di wilayahnya masing masing,” Terang Danny.

Inovasi Disdukcapil Makassar tersebut dinilai oleh Danny, merupakan sebuah loncatan berfikir yang sejalan dengan misi kota Makassar yaitu Sombere dan Smart City, memberikan kecepatan dan kepastian dalam pelayanan bagi masyarakat kota Makassar.

“Terima kasih kepada Disdukcapil, teruslah bekerja sama dengan rumah sakit ibu dan anak. Insya Allah pendataan ini langsung connect dengan command center di Balai kota, agar tiap hari bisa mengupdate data kelahiran.”pungkasnya.

“Kita juga akan coba connect-kan dengan Dinas KB sehingga indeks kelahiran di kota Makassar bisa terkontrol dengan baik.” pungkasnya.

Penulis :

Editor : Trio Rimbawan

Komentar