× Badan Diklat Badan Kepegawaian & Pengembangan SDM Daerah Badan Penanggulangan Bencana Daerah Badan Pendapatan Daerah Badan Penelitian & Pengembangan Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bagian Hukum dan Ham Bagian Kerja Sama Bagian Kesra Bagian Keuangan Bagian Perekonomian dan Pembangunan Bagian Perlengkapan Bagian Pertanahan Bagian Tata Pemerintahan Bagian Umum Dinas Kearsipan Dinas Kebudayaan Dinas Kependudukan & Pencatatan Sipil Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Dinas Ketenagakerjaan Dinas Komunikasi dan Informatika Dinas Koperasi dan UKM Dinas Lingkungan Hidup Dinas Pariwisata Dinas Pekerjaan Umum Dinas Pemadam Kebakaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Pemuda & Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Dinas Penataan Ruang Dinas Pendidikan Dinas Pengendalian Penduduk & KB Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perikanan & Pertanian Dinas Perpustakaan Dinas Pertamanan dan Kebersihan Dinas Pertanahan Dinas Perumahan dan Pemukiman Dinas Sosial DPRD Inspektorat Kesbangpol Korpri Ortala Perusahaan Daerah Protokol Rumah Sakit Umum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja

Tingkatkan Wajib Pajak Perhotelan, Bapenda Pasang Tapping Box

Tingkatkan Wajib Pajak Perhotelan, Bapenda Pasang Tapping Box
Sabtu , 30 Maret 2019 15:05

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar rencananya akan memasang alat tapping box dan barebone di beberapa hotel di Kota Makassar.

Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan para wajib pajak, khususnya pajak Perhotelan.  

Kepala Bidang Pajak Hotel dan Hiburan Bapenda Kota Makassar, Ambar Sallatu mengatakan, hal ini dilakukan sejalan dengan Tri Dharma Perpajakan bahwa seluruh wajib pajak harus terdaftar, seluruh objek pajak dikenakan pajak, dan pembayaran pajak tepat waktu dan tepat jumlah.

“Kami pihak Bapenda telah menjadwalkan pemasangan alat ke beberapa hotel yakni alat tapping box dan barebone sebagai alat perekam transaksi data hotel. Jadi wajib pajak hotel sudah kami yakinkan akan bayar pajak sesuai dengan pembayarannya,” kata Ambar, Sabtu (30/3/2019).

Selama ini, lanjutnya, pemungutan pajak hotel masih bersifat self assessment, dimana wajib pajak yang menghitung sendiri omzetnya kemudian melaporkan pajaknya.

“Dengan adanya alat ini, tingkat kepatuhan para wajib pajak akan lebih baik,” jelasnya.

Penulis : Yuniastika Datu

Editor : Al Khoriah Etiek Nugraha

Komentar