× Badan Diklat Badan Kepegawaian & Pengembangan SDM Daerah Badan Penanggulangan Bencana Daerah Badan Pendapatan Daerah Badan Penelitian & Pengembangan Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bagian Hukum dan Ham Bagian Kerja Sama Bagian Kesra Bagian Keuangan Bagian Perekonomian dan Pembangunan Bagian Perlengkapan Bagian Pertanahan Bagian Tata Pemerintahan Bagian Umum Dinas Kearsipan Dinas Kebudayaan Dinas Kependudukan & Pencatatan Sipil Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Dinas Ketenagakerjaan Dinas Komunikasi dan Informatika Dinas Koperasi dan UKM Dinas Lingkungan Hidup Dinas Pariwisata Dinas Pekerjaan Umum Dinas Pemadam Kebakaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Pemuda & Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Dinas Penataan Ruang Dinas Pendidikan Dinas Pengendalian Penduduk & KB Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perikanan & Pertanian Dinas Perpustakaan Dinas Pertamanan dan Kebersihan Dinas Pertanahan Dinas Perumahan dan Pemukiman Dinas Sosial DPRD Inspektorat Kesbangpol Korpri Ortala Perusahaan Daerah Protokol Rumah Sakit Umum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja

Slum Area Kota Makassar Diajukan ke Tingkat Pembahasan

Slum Area Kota Makassar Diajukan ke Tingkat Pembahasan
Jumat , 10 Februari 2017 08:20

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Makassar, bersama Monas Univercity Australia (MUA) dan Asian Development Bank (ADB) menyerahkan data Slum Area (Wilayah Kumuh), untuk diajukan ke tingkat pembahasan.

Data tersebut berdasarkan hasil peninjauan dan verifikasi, yang dilakukan selama lima hari di beberapa wilayah yang menjadi lokasi slum area. Diantaranya, Kelurahan Pa'baeng-Baeng, Bontorannu, Barombong, Panampu, Kaluku bodoa, Sudiang, Bira, Batua, Antang, Tamangapa, Manggala, Bitowa, Parangloe, Bulurokeng, Kelurahan Bakung.

"Sudah ada beberapa titik slum area yang kami kunjungi kemarin dan DPKP tinggal memasukannya ke tingkat pembahasan," kata Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, Amiruddin Made, Rabu (8/2/2017).

Amiruddin menambahkan, peninjauan yang dilakukan bersama tim verifikasi dilaksanakan untuk melihat langsung exition condition slum area. Peninjauan tersebut sebagai langkah pendataan awal kawasan untuk selanjutnya di verifikasi.

"Sedangkan revitalisasi kawasannya nanti akan di sesuaikan dengan karakteristik masyarakatnya," ujarnya.

Baca juga:

 

Sementara itu, Kepala Seksi DPKP Saharuddin yang ikut mendampingi mengatakan, lokasi peninjauan slum area dipilih berdasarkan database yang dimiliki oleh DPKP Makassar.

"Sebagai langkah awal target revitalisasi slum area, tim MUA dan ADB menarget sebanyak 12 titik. Karena itu kami dari DPKP akan fokus ke beberapa wilayah yang ada di pesisir, seperti di Kecamatan Manggala, Kecamatan Tamalate dan Kecamatan Tallo dan Kecamatan Biringkanaya," terang Saharuddin.

Penulis :

Editor : Adil Patawai

Komentar