× Badan Diklat Badan Kepegawaian & Pengembangan SDM Daerah Badan Penanggulangan Bencana Daerah Badan Pendapatan Daerah Badan Penelitian & Pengembangan Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bagian Hukum dan Ham Bagian Kerja Sama Bagian Kesra Bagian Keuangan Bagian Perekonomian dan Pembangunan Bagian Perlengkapan Bagian Pertanahan Bagian Tata Pemerintahan Bagian Umum Dinas Kearsipan Dinas Kebudayaan Dinas Kependudukan & Pencatatan Sipil Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Dinas Ketenagakerjaan Dinas Komunikasi dan Informatika Dinas Koperasi dan UKM Dinas Lingkungan Hidup Dinas Pariwisata Dinas Pekerjaan Umum Dinas Pemadam Kebakaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Pemuda & Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Dinas Penataan Ruang Dinas Pendidikan Dinas Pengendalian Penduduk & KB Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perikanan & Pertanian Dinas Perpustakaan Dinas Pertamanan dan Kebersihan Dinas Pertanahan Dinas Perumahan dan Pemukiman Dinas Sosial DPRD Inspektorat Kesbangpol Korpri Ortala Perusahaan Daerah Protokol Rumah Sakit Umum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja

PDAM Makassar Imbau Warga Waspadai Penipuan Sambungan Baru

PDAM Makassar Imbau Warga Waspadai Penipuan Sambungan Baru
Rabu , 20 April 2016 19:14

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar, menghimbau masyarakat untuk mewaspadai maraknya penipuan dengan modus pemasangan sambungan baru.

Kabag Humas PDAM Makassar, Muh Idris Tahir mengatakan, pelaku penipuan memiliki ciri-ciri menggunakan seragam PDH PDAM dan kerap menggunakan jaket.

"Kemarin saja ada dua calon pelanggan dari Kecamatan Biringkanaya datang mengadukan penipuan dengan menawarkan biaya pemasangan air PDAM yang tidak sesuai dengan standar biaya perusahaan," ungkap Idris, Rabu (20/5/2016).

Olehnya itu, Ia mengimbau kepada masyarakat yang ingin melakukan pemasangan air PDAM, agar tidak melalui calo/perantara. Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak melakukan transaksi di lapangan, melainkan harus melalui prosedur di Kantor PDAM untuk selanjutnya diproses.

"Kalau ada yang mencurigakan segera hubungi kami di 876777 atau ke kantor wilayah pelayanan dan unit PDAM terdekat," imbaunya.

Idris Tahir menambahkan, bahwa PDAM tidak bertanggung jawab atas segala kerugian masyarakat yang bertransaksi di luar ketentuan yang sudah ditetapkan. (Trio Rimbawan/Adil Anar)

Penulis :

Editor :

Komentar