× Badan Diklat Badan Kepegawaian & Pengembangan SDM Daerah Badan Penanggulangan Bencana Daerah Badan Pendapatan Daerah Badan Penelitian & Pengembangan Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bagian Hukum dan Ham Bagian Kerja Sama Bagian Kesra Bagian Keuangan Bagian Perekonomian dan Pembangunan Bagian Perlengkapan Bagian Pertanahan Bagian Tata Pemerintahan Bagian Umum Dinas Kearsipan Dinas Kebudayaan Dinas Kependudukan & Pencatatan Sipil Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Dinas Ketenagakerjaan Dinas Komunikasi dan Informatika Dinas Koperasi dan UKM Dinas Lingkungan Hidup Dinas Pariwisata Dinas Pekerjaan Umum Dinas Pemadam Kebakaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Pemuda & Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Dinas Penataan Ruang Dinas Pendidikan Dinas Pengendalian Penduduk & KB Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perikanan & Pertanian Dinas Perpustakaan Dinas Pertamanan dan Kebersihan Dinas Pertanahan Dinas Perumahan dan Pemukiman Dinas Sosial DPRD Inspektorat Kesbangpol Korpri Ortala Perusahaan Daerah Protokol Rumah Sakit Umum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja

LPA Makassar: Stop Pekerja Anak di Kecamatan Manggala

LPA Makassar: Stop Pekerja Anak di Kecamatan Manggala
Kamis , 30 Agustus 2018 10:02

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Event Manggala Night Festival (MNF) tak hanya menghadirkan berbagai acara hiburan dan lomba saja, tapi juga memberikan edukasi bagi pengunjung. 

Salah satunya melalui sesi talkshow mengenai perlindungan anak, dengan menghadirkan narasumber dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Makassar, Makmur. 

"Saat ini kita tengah galakkan program LPA di Kecamatan Manggala yakni Save Children," kata Makmur, Rabu (29/8/2018).

Ia menjelaskan, target utama dari program tersebut yakni membebaskan anak-anak dari pekerjaan, khususnya bagi anak yang bekerja di sektor yang berbahaya.

Dikatakannya, dari delapan kelurahan yang ada di Kecamatan Manggala, ada tiga kelurahan yang menjadi fokus dari pihak LPA, yakni Tamangapa, Biring Romang, dan Bangkala. Pasalnya, tiga kelurahan itu memiliki jumlah pekerja anak yang cukup banyak.

"Stop pekerja anak di Kecamatan Manggala. Mari wujudkan empat kategori hak anak, yakni hak untuk hidup, hak tumbuh dan berkembang, hak perlindungan, serta hak partisipasi," jelasnya.

Melalui program itu, lanjut Makmur, selain menyelamatkan hak-hak anak, juga diharapkan agar Kota Makassar bisa meraih penghargaan Kota Layak Anak dengan tingkat Madya dari Kementerian PPPA.

"Anak-anak harus bisa eksis mendapatkan haknya. Bagaimana kita bisa mengarahkan mereka untuk mengembangkan bakatnya," tukasnya.

Edukasi terkait perlindungan hak anak tidak hanya diberikan melalui talkshow saja, melainkan juga dari pertunjukan teater Perlindungan Anak yang dibawakan oleh anak-anak perwakilan dari Kelurahan Biring Romang.

Penulis : Nur Izzati

Editor : Al Khoriah Etiek Nugraha

Komentar