× Badan Diklat Badan Kepegawaian & Pengembangan SDM Daerah Badan Penanggulangan Bencana Daerah Badan Pendapatan Daerah Badan Penelitian & Pengembangan Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bagian Hukum dan Ham Bagian Kerja Sama Bagian Kesra Bagian Keuangan Bagian Perekonomian dan Pembangunan Bagian Perlengkapan Bagian Pertanahan Bagian Tata Pemerintahan Bagian Umum Dinas Kearsipan Dinas Kebudayaan Dinas Kependudukan & Pencatatan Sipil Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Dinas Ketenagakerjaan Dinas Komunikasi dan Informatika Dinas Koperasi dan UKM Dinas Lingkungan Hidup Dinas Pariwisata Dinas Pekerjaan Umum Dinas Pemadam Kebakaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Pemuda & Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Dinas Penataan Ruang Dinas Pendidikan Dinas Pengendalian Penduduk & KB Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perikanan & Pertanian Dinas Perpustakaan Dinas Pertamanan dan Kebersihan Dinas Pertanahan Dinas Perumahan dan Pemukiman Dinas Sosial DPRD Inspektorat Kesbangpol Korpri Ortala Perusahaan Daerah Protokol Rumah Sakit Umum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja

Ini PR Pengembang dari Wali Kota Makassar

Ini PR Pengembang dari Wali Kota Makassar
Selasa , 12 April 2016 09:17

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Ramdhan Pomanto memberikan PR untuk dua pengembang yang akan melakukan pembangunan di kota Makassar yakni, The Porter Makassar Construction pengembang PT Hotel Porter Makassar dan PT WIKA pengembang Apartemen Puspayama yang berlokasi di sisi kanan arah masuk Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. 

"Bagi kedua pengembang yang akan berinvestasi di Makassar dalam bentuk hunian hotel dan apartemen, agar memerhatikan sistem pengolahan sampah yang sudah diterapkan di kota Makassar,"kata Danny saat menghadiri presentasi AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) bagi pembangunan Hotel Porter dan Apartemen Puspayama, di Swiss Bell Inn Hotel, Senin(11/04/2016) kemarin.

Ia mengatakan, Makassar sudah menerapkan pemilahan sampah yang memisahkan sampah organik dan anorganik, sehingga menjadi tanggung jawab moril bagi Porter dan Puspayama untuk mendukung program ini. Dengan memilah sampah hotel dan apartemen berdasarkan jenisnya, organik dan anorganik, kata Danny,  juga bagian dari tanggung jawab pelestarian lingkungan.

Sisi lain, pengembang properti harus memerhatikan keamanannya. Sehingga diharapkan memasang kamera CCTV di setiap sudut bangunan yang terkoneksi dengan War Room yang berada di Lantai 10 Balaikota. 

"Meskipun peraturannya belum diterbitkan, Porter dan Puspayama dapat memulainya. Begitupun dengan semua hotel yang di Makassar," ujar Danny. 


Adapun tugas khusus untuk The Porter Makassar Construction, kata Danny, membenahi taman yang berada di seberang jalan lokasi berdirinya Hotel tersebut. Sebab, taman menjadi fasilitas sosial dan taman nantinya dikembangkan sebagai area publik ramah untuk anak yang dilengkapi dengan fasilitas bermain.

Anna Meyliawati, konsultan Hotel Porter mengatakan, Hotel ini didesain setinggi 17 lantai berlokasi di Jalan La Madukelleng menggunakan lahan eks HD Cafe and Resto. Tepat di seberangnya membentang taman berbentuk segitiga yang kondisinya kurang terawat. 

"Kami komitmen terhadap pembenahan taman. Bukan hanya hotel yang kami percantik, lingkungan sekitar hotel juga akan kami benahi. Taman Segi Tiga akan kami tata menjadi taman yang asri, teduh, dan hijau,"katanya

Begitupun dengan kearifan lokal akan ditonjolkan hotel ini. semisal kain tenun khas Makassar Sulawesi Selatan yang dipajang sebagai hiasan dinding dan juga hasil kerajinan lainnya. (Trio/Wiwi)


 

Penulis :

Editor :

Komentar