× Badan Diklat Badan Kepegawaian & Pengembangan SDM Daerah Badan Penanggulangan Bencana Daerah Badan Pendapatan Daerah Badan Penelitian & Pengembangan Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bagian Hukum dan Ham Bagian Kerja Sama Bagian Kesra Bagian Keuangan Bagian Perekonomian dan Pembangunan Bagian Perlengkapan Bagian Pertanahan Bagian Tata Pemerintahan Bagian Umum Dinas Kearsipan Dinas Kebudayaan Dinas Kependudukan & Pencatatan Sipil Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Dinas Ketenagakerjaan Dinas Komunikasi dan Informatika Dinas Koperasi dan UKM Dinas Lingkungan Hidup Dinas Pariwisata Dinas Pekerjaan Umum Dinas Pemadam Kebakaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Pemuda & Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Dinas Penataan Ruang Dinas Pendidikan Dinas Pengendalian Penduduk & KB Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perikanan & Pertanian Dinas Perpustakaan Dinas Pertamanan dan Kebersihan Dinas Pertanahan Dinas Perumahan dan Pemukiman Dinas Sosial DPRD Inspektorat Kesbangpol Korpri Ortala Perusahaan Daerah Protokol Rumah Sakit Umum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja

Ini Cara Danny Permantap Kinerja Dishub...

Ini Cara Danny Permantap Kinerja Dishub...
Senin , 11 April 2016 18:53

RAKYATKU.COM, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Ramdhan Pomanto kecewa terhadap kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) kota Makassar. Bagaimana tidak, tanggung jawab yang diberikan terkait sosialisasi Petepete smart kepada sopir angkutan umum tak maksimal yang bahkan membuat mereka mendemo Pemkot Makassar empat hari lalu.

“Terlebih dahulu saya akan membenahi Dishub. Banyak pekerjaan yang tidak beres di lapangan, utamanya realisasi pete-pete smart,”keluh Danny Pomanto kepada Rakyatku.com, Senin (11/4/2016).

Ia menegaskan, keberadaan pete-pete sangat penting bagi masyarakat, olehnya, perlu ada peremajaan demi kenyamanan penumpang dan sebagai modal bagi sopir atau pemilik pete-pete dalam menghadapi zaman Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dengan persaingan yang ketat.

Program Smart Pete-pete juga tak akan mematikan pendapatan sopir, justru akan menguntungkan mereka.

"Dengan adanya revitalisasi berupa pemasangan wif, AC, dan LCD-GPS (peta), masyarakat tentu cenderung memilih naik pete-pete ketimbang angkutan lain,"ujar Danny

Kepala Humas Dishub Makassar, Azis Sila menuturkan, pete-pete smart yang ada saat ini masih tahap percontohan. Keterlambatan pengoperasian, karena pihak Dishub baru mengusulkan prototipe kepada Kementerian Perhubungan guna menjalani penilaian kelayakkan.

"Dishub sudah berkoordinasi dengan pihak Organisasi Angkutan Darat (Organda) dan beberapa sopir angkutan umum dalam hal ini 14 trayek yang ada di Kota Makassar,"ungkapnya

Ia menyatakan, Dishub sama sekali tidak memiliki niat untuk merugikan sopir pete-pete konvensional. Lima unit pete-pete smart yang berjalan hanya diujicobakan pada wilayah perumahan yang tidak terjangkau pete-pete dan angkutan umum lainnya.

"Sebelumnya kita telah melakukan sosialisasi, namun bukan keseluruhan sopir. Karena jika dipanggil semua, ada 4.113 sopir angkutan kota di Makassar. Sehingga hanya diwakili oleh Organda dan beberapa sopir berdiskusi dengan walikota, serta pihak Dishub,"ujar Azis

Kedepannya, kata Azis, pihaknya akan menggelar pertemuan dengan 3 ribu sopir angkutan kota, guna membahas mengenai tindak lanjut pete-pete smart mulai dari desain hingga sistem operasi. (sartika/wiwi)

Penulis :

Editor :

Komentar