× Badan Diklat Badan Kepegawaian & Pengembangan SDM Daerah Badan Penanggulangan Bencana Daerah Badan Pendapatan Daerah Badan Penelitian & Pengembangan Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bagian Hukum dan Ham Bagian Kerja Sama Bagian Kesra Bagian Keuangan Bagian Perekonomian dan Pembangunan Bagian Perlengkapan Bagian Pertanahan Bagian Tata Pemerintahan Bagian Umum Dinas Kearsipan Dinas Kebudayaan Dinas Kependudukan & Pencatatan Sipil Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Dinas Ketenagakerjaan Dinas Komunikasi dan Informatika Dinas Koperasi dan UKM Dinas Lingkungan Hidup Dinas Pariwisata Dinas Pekerjaan Umum Dinas Pemadam Kebakaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Pemuda & Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Dinas Penataan Ruang Dinas Pendidikan Dinas Pengendalian Penduduk & KB Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perikanan & Pertanian Dinas Perpustakaan Dinas Pertamanan dan Kebersihan Dinas Pertanahan Dinas Perumahan dan Pemukiman Dinas Sosial DPRD Inspektorat Kesbangpol Korpri Ortala Perusahaan Daerah Protokol Rumah Sakit Umum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja

Hendak Mengurus Surat Kematian Anggota Keluarga? Simak Persyaratannya! 

Hendak Mengurus Surat Kematian Anggota Keluarga? Simak Persyaratannya! 
Kamis , 2 Agustus 2018 11:29

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Bagi anda yang akan melakukan pengurusan penerbitan surat kematian ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar, sebaiknya mengetahui  syarat-syarat yang harus  penuhi untuk membuat dokumen akta kematian agar tidak bolak-balik saat melakukan pengurusan berkas. 

Apa saja persyaratannya?  Kepala Bidang Pelayanan dan Peningkatan Sumber Daya Manusia Disdukcapil Kota Makassar, Meliana mengatakan pertama,  anggota keluarga harus  menyiapkan berkas-berkas seperti keterangan dari rumah sakit,  buku nikah jika sudah menikah, dan  foto kopi KTP.

"Kalau dia meninggal di rumah sakit keluarga harus ambil keterangan dari rumah sakit, surat nikahnya, foto copy KTP itu yang harus semua di lampirkan,” tutupnya.

Lalu bagaimana langkah untuk mengurus surat kematian, secara umum, alur pengurusan akta kematian dimulai dari meminta surat pengantar kepada ketua RT setempat kemudian meminta pengesahan surat pengantar dari RT untuk ditandatangani oleh ketua RW.

Selanjutnya, anggota keluarga membawa berkas sesuai persyaratan yang dibutuhkan ke kelurahan dan mendapatkan surat kematian.  Kemudian,  membawa berkas sesuai persyaratan dan juga surat kematian dari kelurahan untuk ditanda tangani oleh pihak kecamatan. 

Terakhir,  berkas-berkas sesuai persyaratan dan surat kematian yang telah ditandatangani dibawa ke kantor Dukcapil untuk segera diproses," katanya.

Penulis : Nurhikmah

Editor : Al Khoriah Etiek Nugraha

Komentar