× Badan Diklat Badan Kepegawaian & Pengembangan SDM Daerah Badan Penanggulangan Bencana Daerah Badan Pendapatan Daerah Badan Penelitian & Pengembangan Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bagian Hukum dan Ham Bagian Kerja Sama Bagian Kesra Bagian Keuangan Bagian Perekonomian dan Pembangunan Bagian Perlengkapan Bagian Pertanahan Bagian Tata Pemerintahan Bagian Umum Dinas Kearsipan Dinas Kebudayaan Dinas Kependudukan & Pencatatan Sipil Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Dinas Ketenagakerjaan Dinas Komunikasi dan Informatika Dinas Koperasi dan UKM Dinas Lingkungan Hidup Dinas Pariwisata Dinas Pekerjaan Umum Dinas Pemadam Kebakaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Pemuda & Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Dinas Penataan Ruang Dinas Pendidikan Dinas Pengendalian Penduduk & KB Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perikanan & Pertanian Dinas Perpustakaan Dinas Pertamanan dan Kebersihan Dinas Pertanahan Dinas Perumahan dan Pemukiman Dinas Sosial DPRD Inspektorat Kesbangpol Korpri Ortala Perusahaan Daerah Protokol Rumah Sakit Umum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja

Disperindag Makassar Bentuk Industri Lorong

Disperindag Makassar Bentuk Industri Lorong
Senin , 11 April 2016 12:01

RAKYATKU.COM MAKASSAR – Suksesnya program lorong garden yang mengubah sejumlah lorong (gang) menjadi lebih cantik, bersih, dan tertata. Pemerintah kota (Pemkot) melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) kota Makassar ,  kali ini akan menyasar warga yang bermukim di dalam lorong melalui program penguatan Industri lorong .

“Menyukseskan program tersebut kami akan membentuk trainer-trainer yang ahli  dibidangnya untuk melatih warga,” kata Kepala Disperidag Makassar, Ismail Tallu Rahim, Senin (11/4/2016).

Ismail mengatakan, pelatihan nantinya dilakukan, lebih kepada pembuatan kerajinan tangan seperti, pembuatan gantungan kunci dari  kulit dan tas berbahan baku eceng gondok.

Ada 30 warga lorong yang dilatih untuk direkrut menjadi trainer. Sebagai modal awal, trainer dibekali bahan baku untuk diajarkan kepada warga, mulai dari pembuatan hingga keuntungan setelah menjadi barang siap pakai.

“Pekan depan Insyaallah sudah dimulai pelatihan yang terkait pemanfaatan eceng gondok menjadi tempat tissue, tas dan sebagainya,” ujarnya

Pada program industri lorong ini, Disperindag terus akan memantau perkembangan warga, tak hanya kemampuan membuat barang bernilai ekonomis, tapi juga harga bahan pokok dipasaran.

“Untuk membantu masyarakat tak mampu, kami juga akan menggelar program pasar murah,” tukas Ismail (Wiwik/Trio)

Penulis :

Editor :

Komentar