× Badan Diklat Badan Kepegawaian & Pengembangan SDM Daerah Badan Penanggulangan Bencana Daerah Badan Pendapatan Daerah Badan Penelitian & Pengembangan Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bagian Hukum dan Ham Bagian Kerja Sama Bagian Kesra Bagian Keuangan Bagian Perekonomian dan Pembangunan Bagian Perlengkapan Bagian Pertanahan Bagian Tata Pemerintahan Bagian Umum Dinas Kearsipan Dinas Kebudayaan Dinas Kependudukan & Pencatatan Sipil Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Dinas Ketenagakerjaan Dinas Komunikasi dan Informatika Dinas Koperasi dan UKM Dinas Lingkungan Hidup Dinas Pariwisata Dinas Pekerjaan Umum Dinas Pemadam Kebakaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Pemuda & Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Dinas Penataan Ruang Dinas Pendidikan Dinas Pengendalian Penduduk & KB Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perikanan & Pertanian Dinas Perpustakaan Dinas Pertamanan dan Kebersihan Dinas Pertanahan Dinas Perumahan dan Pemukiman Dinas Sosial DPRD Inspektorat Kesbangpol Korpri Ortala Perusahaan Daerah Protokol Rumah Sakit Umum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja

Dinas PU Makassar Hadiri Rapat Penerusan Kanal Jongaya

Dinas PU Makassar Hadiri Rapat Penerusan Kanal Jongaya
Senin , 8 April 2019 14:03

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar menghadiri undangan dari Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) agenda rapat pembahasan Penerusan Kanal Jongaya dan Pembangunan Kanal Selatan, Senin (8/4/2019).

Rencananya, Kanal Jongaya akan diambil alih pihak Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan-Jeneberang sebagai kanal terusan.

Humas PU Makassar, Hamka Darwis mengatakan, kapasitas PU pada rapat ini sebagai peserta. Namun dalam rapat tersebut, Dinas PU tetap mengusulkan beberapa hal.

Diantaranya agar pembangunan kanal dapat disinergikan dengan pembangunan IPAL Losari agar mempertimbangkan saluran-saluran sekunder yang akan bermuara ke kanal. Sehingga dibangunkan pintu air untuk mengontrol air pasang. Rencana pembangunan sejalan dengan rencananya tata ruang wilayah Kota Makassar.

“Terakhir, agar pihak balai pompengan melakukan pengerukan sedimen kanal guna lancarnya saluran sekunder dan tersier,” papar Hamka Darwis.

Penulis : Yuniastika Datu

Editor : Al Khoriah Etiek Nugraha

Komentar