× Badan Diklat Badan Kepegawaian & Pengembangan SDM Daerah Badan Penanggulangan Bencana Daerah Badan Pendapatan Daerah Badan Penelitian & Pengembangan Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bagian Hukum dan Ham Bagian Kerja Sama Bagian Kesra Bagian Keuangan Bagian Perekonomian dan Pembangunan Bagian Perlengkapan Bagian Pertanahan Bagian Tata Pemerintahan Bagian Umum Dinas Kearsipan Dinas Kebudayaan Dinas Kependudukan & Pencatatan Sipil Dinas Kesehatan Dinas Ketahanan Pangan Dinas Ketenagakerjaan Dinas Komunikasi dan Informatika Dinas Koperasi dan UKM Dinas Lingkungan Hidup Dinas Pariwisata Dinas Pekerjaan Umum Dinas Pemadam Kebakaran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Pemuda & Olahraga Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Dinas Penataan Ruang Dinas Pendidikan Dinas Pengendalian Penduduk & KB Dinas Perdagangan Dinas Perhubungan Dinas Perikanan & Pertanian Dinas Perpustakaan Dinas Pertamanan dan Kebersihan Dinas Pertanahan Dinas Perumahan dan Pemukiman Dinas Sosial DPRD Inspektorat Kesbangpol Korpri Ortala Perusahaan Daerah Protokol Rumah Sakit Umum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja

Cegah Banjir, Camat Tamalate Pantau Langsung Kegiatan "Drainase Zero Sedimen"

Cegah Banjir, Camat Tamalate Pantau Langsung Kegiatan
Kamis , 25 Oktober 2018 13:12

RAKYATKU.COM, MAKASSAR--Untuk mencegah banjir, satgas kebersihan kecamatan Tamalate terus melakukan upaya pembersihan saluran pembuangan drainase wilayah kecamatan Tamalate, seperti yang dilakukan kemarin, Rabu (24/10/2018) di jalan teluk Bayur Kelurahan Maccini Sombala dan sekitarnya.

Camat Tamalate, Fahyuddin Yusuf yang memantau langsung pelaksanaan kegiatan "Sedimen Zero Drainase" mengungkapkan, puluhan anggota satgas drainase diturunkan hampir diseluruh wilayah kelurahan untuk meminimalisir terjadinya bencana banjir yang diakibatkan oleh penumpukan sampah dan endapan sedimen yang terdapat dari dalam drainase.

"Resiko banjir selalu menghatui setiap musim hujan tiba, untuk itu kami menurunkan satgas drainase hampir di seluruh wilayah kelurahan untuk melakukan pengangkatan sampah serta endapan sedimen yang mengakibatkan terjadinya pendangkalan drainase," kata Fahyuddin.

Dalam pengerukan sampah  tersebut, selain sisa-sisa pasir, juga ditemukan material batu kali, serta banyaknya sampah dalam saluran air. 

"Hal ini menunjukkan, masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya," lanjut Fahyuddin.

Karena tanpa disadari sedikit demi sedikit sampah yang dibuang ke dalam drainase akan menumpuk, sehingga aliran air tersumbat, otomatis air meluber ke jalan dan mengakibatkan terjadinya banjir.

Penulis :

Editor : Trio Rimbawan

Komentar